Kediri, koranmemo.com - Ikan merupakan salah satu sumber makanan yang sangat mudah sekali ditemukan di seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu,
Pemkot Kediri melalui gerakan GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan ini, mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi makanan yang berbahan dasar
ikan. Karena
ikan memiliki kandungan gizi yang sangat lengkap, sehingga baik untuk dikonsumsi berbagai kelompok usia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri Mohamad Ridwan, saat ditemui di acara Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Ikan Untuk 1000 Balita di Kelurahan Semampir mengatakan, bahwa tingkat konsumsi
ikan masyarakat Kota Kediri tercatat masih rendah. Padahal, wilayah perairan Indonesia kaya akan sumber daya kelautan dan perikanan serta merupakan salah satu pemasok komoditas perikanan dunia.
"Kota Kediri pada tahun 2020, tingkat konsumsi
ikan hanya sebesar 29 Kg/kapita/tahun. Jadi catatan itu bisa dibilang masih rendah. Untuk itu Pemerintah mengajak masyarakat untuk membiasakan diri mengonsumsi
ikan melalui program Gemarikan ini," ungkap Mohamad Ridwan, Senin, (11/10).
Ikan sebagai bahan makanan yang mengandung protein tinggi dan mengandung asam amino essensial yang diperlukan oleh tubuh. Disamping itu, harga
ikan yang cenderung jauh lebih murah dibandingkan dengan sumber protein lainnya.
"Kita tahu, banyak sekali kandungan gizi yang ada pada
ikan. Ini sangat baik dikonsumsi untuk anak-anak yang dalam masa pertumbuhan seperti balita. Karena bisa meningkatkan perkembangan kecerdasaan otak anak," ucap Mohamad Ridwan.
Dalam pelaksanaan Gemarikan ini, menurut Mohamad Ridwan tidak hanya merupakan tugas dari Pemerintah saja. Melainkan juga dibutuhkan kesadaran dari masyarakat betapa pentingnya untuk mengkonsumsi
ikan.
Lebih lanjut, ia menambahkan karena dengan meningkatnya tingkat konsumsi
ikan masyarakat Indonesia akan turut mendukung pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.
"Jadi tentunya kita juga sudah persiapkan untuk mendukung gerakan ini. Seperti pembibitan
ikan gurame,
ikan nila, dan
ikan patin yang ada di UPT. Perikanan Budidaya Air Tawar dan Air Payau yang berada di bawah naungan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri".
"Selain itu, rencananya tahun depan kita dapat realisasikan untuk membuat pasar
ikan murah. Karena sampai saat ini kita masih terkendala banyak faktor utamanya karena pandemi Covid-19," pungkas Mohamad Ridwan.
Dengan wilayah Indonesia memiliki perairan yang sangat luas, baik lautan atau daratan, dengan demikian potensi sumberdaya perikanan yang dimiliki sangat besar. Upaya peningkatan konsumsi
ikan akan memberikan manfaat ganda, selain meningkatkan kecerdasan, juga makin menggairahkan sektor perikanan.