Kediri, koranmemo.com – Pelatih Kepala Persik Kediri, Joko Susilo belum bisa memastikan Andri Ibo akan diturunkan pada pertandingan melawan Borneo FC, Jumat (10/9/2021) nanti. Sebab, pelatih masih menunggu kondisi terkini pemain asal Sentani Papua, jika saat pertandingan dirasa siap tak menutup kemungkinan dia akan diturunkan.
Joko menjelaskan dari 2 pemain yang cedera dan tidak dibawa ke Jakarta pekan pertama Liga 1 Indonesia sudah mendapatkan perawatan untuk pemulihan. Kendati demikian, 1 pemain diyakini masih belum bisa bertanding pada lanjutan Liga 1, Jumat nanti.
“Dionatan Machado ‘Tinga’ masih 70 persen, nanti kami lihat. Ibo bisa main bisa tidak, tapi dia sudah bisa latihan full,” kata Joko, kepada koranmemo.com, Rabu (8/9/2021).
Lebih lanjut, Getuk sapaan akrabnya menekankan agar timnya tidak kehilangan poin di laga ke-2. Pada pertandingan pertama, skenario tim sudah sesuai ekspektasi meski tanpa diperkuat pemain penting.
“Baru 1 permainan kami kehilangan poin, jadi saya sampaikan kepada pemain jangan sampai kehilangan poin lagi,” ungkapnya.
Sementara jika di lini belakang Andri Ibo belum bisa diturunkan, duet Arthur Felix dan OK John sepertinya tetap memperkuat benteng pertahanan tim saat melawan Pesut Etam.
Meski OK John harus keluar lapangan pada babak ke-2, dia yakin bisa bertanding melawan klub asal Samarinda tersebut.
“Saya mengikuti pemulihan setelah babak ke-2 saya ditarik keluar. Kaki saya tetap saya rawat setelah pertandingan itu, dan saat ini saya sudah dalam kondisi baik. Saya akan memberikan yang terbaik jika saya diturunkan pada pertandingan Jumat nanti,” kata OK John.
Pemain naturalisasi ini mengaku, sempat mengalami kram setelah berjibaku menahan serangan Bali United (BU) sampai kurang lebih 60 menit pertandingan berjalan.
“Kaki saya kemarin kram, saya harus diganti karena kalau diteruskan mungkin saya akan menyebabkan cedera lebih parah,” tandasnya.
Setelah permainan baik pada pertandingan pertama kemarin, OK Jhon percaya diri meski belum bisa mengantarkan tim meraih poin. Saat ini Persik Kediri peringkat ke-16, di zona degradasi bersama 2 klub asal Jawa Timur (Jatim), Persela Lamongan ke-17 dan Persebaya Surabaya ke-18.

