Kediri, koranmemo.com – Persik Kediri mengaku siap memenuhi protokol kesehatan yang disebutkan dalam Surat Rekomendasi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang diterbitkan, Rabu (18/8/2021).
Surat tersebut memberitahukan dan syarat protokol kesehatan yang harus dilakukan operator kompetisi maupun tim Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2021/2022.
Surat rekomendasi tersebut langsung diserahterimakan kepada Ketua PSSI Mochamad Iriawan, sebagai tindak lanjut pelayangan surat perihal permohonan rekomendasi pelaksanaan kompetisi Liga dan Liga 2 yang sebelumnya dikirim oleh PSSI tertanggal 9 Agustus 2021 kemarin.
Dalam surat bernomor B-//2/KA.SATGAS/PD.01.02.08/2021 menyampaikan 3 poin penting dalam pelaksanaan kompetisi. Di antaranya setiap anggota tim yang mengikuti kegiatan sebagaimana dimaksud, harus sudah divaksin dosis ke-2 dan wajib melakukan tes rapid antigen/PCR dengan hasil negatif sehari sebelum kegiatan.
Selanjutnya menerapkan protokol kesehatan 3M, seperti memakai masker, menjaga jarak minimal 1,5 meter, dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan tanpa penonton di ruangan stadion/tempat kegiatan dan dapat disiarkan atau disebarluaskan secara daring.
Ketiga, Satgas Covid-19 juga meminta kegiatan Liga 1 dan Liga 2 dikoordinasikan dengan kepala daerah atau Ketua Satgas Covid-19 daerah setempat.
Menurut Media Officer Persik Kediri, Anwar Bahar Basalamah, klub sudah mempersiapkan persyaratan bertanding selama pandemi. Khususnya vaksinasi bagi pemain dan official Persik Kediri.
“Kami siap karena semua pemain sudah di vaksin 2 kali. Selain itu untuk tes usap atau PCR sudah difasilitasi oleh operator kompetisi sebelum bertanding. Jadi tidak ada masalah dalam persiapan,” katanya.
Berdasarkan surat rekomendasi tersebut, manajemen Persik Kediri yakin jika kompetisi akan bergulir pada akhir Agustus ini.
“Perihal ini tak lepas dari penetapan kick off kompetisi yang telah ditetapkan pada tanggal 27 Agustus 2021. Lalu dengan turunnya rekomendasi dari Satgas Covid-19 membuat kami semakin yakin,” ujarnya.
Setelah ini, klub tinggal menunggu jadwal kompetisi resmi yang draft pertandingannya sudah diberitahukan kepada klub-klub peserta Liga 1 dan Liga 2 Indonesia. Persik dan klub lainnya berharap kompetisi bergulir agar industri sepakbola tanah air kembali berjalan.

