Tidak Pakai Masker, Warga di Kediri Diminta Menghafal Pancasila dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Kediri Dalam Berita | 16/09/2020

tribunnews

 
SURYA/Didik Mashudi
 
Petugas melakukan sosialisasi dan himbauan mematuhi protokol kesehatan kepada pengunjung angkringan di Kota Kediri, Senin (14/9/2020) malam.



 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Masyarakat yang ketahuan tidak memakai masker di Kota Kediri masih mendapat sanksi sosial.

Beberapa sanksi yang diberikan seperti menghafal Pancasila, menyanyi Indonesia Raya atau diminta push up.

Seperti yang dilakukan petugas terhadap pengunjung PKL Jagung Bakar Jl Sudanco Supriyadi yang tidak menaati protokol kesehatan Covid-19 dengan tidak memakai masker, Senin (14/9/2020) malam.

Kabid Trantibum Satpol-PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan, petugas melakukan tindakan pembinaan kepada pelanggan yang tidak memakai masker dengan diminta Membaca Pancasila.

Ada juga yang diminta menyanyi Indonesia Raya.

Petugas juga mengimbau agar masyarakat menaati protokol Kesehatan Covid-19.

"Petugas juga melakukan sosialisasi Perwali no 32 tahun 2020 dan Gerakan Jatim Bermasker yang tertuang dalam Inpres No 6 tahun 2020," jelasnya.

Tindakan yang sama juga dilakukan petugas terhadap pengunjung Angkringan di Jl Veteran yang didapati pelanggan yang tidak menaati Protokol Kesehatan Covid-19 dengan tidak memakai masker.

Petugas memberikan pembinaan kepada pelanggan yang tidak memakai masker dengan meminta membaca Pancasila dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

Meski masih ditemukan warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan, namun masyarakat sudah banyak yang patuh protokol kesehatan dengan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Seperti pengunjung angkringan di Jl Jaksa Agung Suprapto pengelola angkringan dan pengunjung sudah menaati Protokol Kesehatan Covid-19 dengan memakai masker.