Kediri (beritajatim.com) - Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Rejoso, Kabupaten Jombang keluar sebagai juara dalam pertandingan final futsal Liga Santri Asosiasi Para Gus (Asparagus) se-Ponpes Kediri Raya. Ponpes Darul Umum berhasil menyingkirkan rivalnya Ponpes Langitan, Tuban di pertandingan terakhir.
Koordinator acara, KH. Abdul Muid Shohib, Pengasuh Ponpes MHM Lirboyo Kota Kediri, menyampaikan ucapan terima kasih kepada 18 tim perwakilan ponpes yang telah memeriahkan Liga Santri Kediri Raya dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017.
"Pertandingan berlangsung seru dan peserta mampu menjaga sportivitasnya. Ini adalah bentuk nyata Ukhuwah Islamiyyah," Mbah Muid, panggilan akrab Wakil Ketua DPRD Kota Kediri.
Liga Asparagus ini digelar di lapangan futsal Simpang Lima Futsal. Ada 18 tim dari perwakilan ponpes se-Jawa Timur. Dalam kompetisi ini, panitia menyediakan beberapa hadiah dengan total Rp 7,5 juta.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri KH. Abu Bakar Abdul Djalil menjelaskan, Liga Santri Asparagus digelar rutin setiap tahun. Pada tahun ini, PCNU Kota Kediri sebagai tuan rumah. Kegiatan ini didukung penuh Kantor Disbudparpora Pemerintah Kota Kediri.
"Tujuan utama dari kegiatan ini tak lain adalah untuk menguji kemampuan santri dalam bermain futsal. Santri bukan hanya mencari ilmu agama saja, namun juga dituntut memiliki kelebihan lain dalam menyongsong era globalisasi," ungkap Gus Ab, sapaan akrab KH. Abu Bakar Abdul Djalil.
Dari data panitia, hasil Liga Asparagus ini untuk Juara 1 dan berhak atas piala yaitu, Ponpes Darul Ulum Rejoso, Kabupaten Jombang. Juara pertama berhak mendapat uang pembinaan sebesar Rp 3 juta.
Kemudian Juara 2 diraih Ponpes Langitan, Tuban. Runner up berhak memperoleh uang pembinaan Rp 2 juta.
Selanjutnya untuk Juara 3 ditempati Ponpes Al Amin, Ngasinan, Kota Kediri dan berhak mendapat uang Rp 1,5 juta. Sedangkan Juara 4 adalah Ponpes Al Falah, Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 1 juta.
