KBRN, Kediri: Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri menggelar pertemuan silaturahim rutin. Pada acara yang menghadirkan para tokoh pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda turut dideklarasikan Forum Pemuda Paguyuban Antar Umat Beragama (Forum Pemuda PAUB).
"Saya senang sekali akhirnya ada lagi, kegiatan seperti yang dihadirkan pada Kamis (14/7). Ke depan semoga bisa rutin lagi, kita bisa terus memberikan gagasan dan masukan untuk pembangunan Kota Kediri, toleransi di Kota Kediri juga sangat baik," ujar Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Sabtu (16/7/2022).
Menurutnya, Kediri masuk 10 besar Indeks Kota Toleran menurut SETARA Institute, sehingga Forkopimda terus berkomitmen untuk menjaga harmonisasi di Kota Kediri. Untuk itu, Kota Kediri bisa terus dikembangkan lebih baik dan lebih maju lagi. Kota Kediri juga mendapat predikat sebagai kota paling bahagia di Indonesia.
"Setelah kita telaah ternyata kalau mau menilai Kota Kediri ini kita harus keluar kota dulu. Lalu kembali ke Kota Kediri dan merasakan kota ini adem, ayem dan ekonominya tumbuh," imbuh pria yang akrab disapa Mas Abu.
Ia uga mengajak seluruh pihak untuk menggerakkan perekonomian di Kota Kediri, sebab perekonomian di Kota Kediri sempat terkoreksi dalam akibat dari pandemi Covid-19. Salah satu upaya membangkitkan perekonomian bisa dengan membeli produk para tetangga yang ada di Kota Kediri, sehingga perekonomian Kota Kediri ini berputar.
"Menggerakkan perekonomian ini jadi fokus kita di hari jadi Kota Kediri ke 1143, kami ambil tema bangkit bersama dimana kita ingin perekonomian bangkit dan bergerak. Saya yakin dengan gerakan seperti ini perekonomian akan semakin baik," pungkasnya.
Dalam acara ini juga terdapat deklarasi Forum Pemuda Paguyuban Antar Umat Beragama. Dimana diketuai oleh M. Faried Muttaqin Iskandar dari Tokoh Pemuda NU dan Sekretaris Lukman Efendi dari Tokoh Pemuda LDII.
Agung Riyanto, Ketua DPD LDII Kota Kediri menambahkan, bahwa Kota Kediri membutuhkan para pemuda yang aktif berorganisasi dan bisa rukun antar agama, sehingga kestabilan kerukunan di Kota Kediri terus terjaga.
"Forum Pemuda PAUB Kota Kediri ini semoga bisa menjadikan Kota Kediri sebagai Kota yang Rukun, Kompak dan Kerjasama yang baik antar individu, ormas maupun agama," katanya.
Tampak hadir dalam acara ini, Forkopimda Kota Kediri, Ketua Ponpes Wali Barokah H.Sunarto, Kepala KPwBI Kediri Moch. Choirur Rofiq, Kepala OJK Kediri Bambang Supriyanto, Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Kepala OPD terkait dan tamu undangan lainnya.
